SHORT STORY – PERJUSAMI 2025

Ditulis Oleh Kakak Ika Harisah Nurillah, S.Pd, M.Pd

“Pramuka…Pramuka…Praja Muda Karana!” seru peserta PERJUSAMI kelas 5 SD Khadijah setelah sambutan pemberangkatan oleh Kak Fida selaku wakil kepala sekolah. “Truk 1, Regu Mawar, Regu Banteng, dan Regu Garuda berangkat menuju truk didampingi oleh Kak Ika dan Kak Adam!” intruksi Kak Dephi selaku ketua panitia dan dilanjutkan intruksi untuk Truk 2-4.

Senyum merekah dan celoteh riang peserta PERJUSAMI mengiringi perjalanan kami dari lapangan sekolah menuju truk yang telah terparkir rapi di parkiran sekolah. Tatapan haru dan doa para orang tua melepas anak-anaknya untuk berproses bersama kakak Pembina menambah bara semangat kami.

Regu putra berjibaku membantu kakak pembina untuk menaikkan dan mengatur barang bawaan di dalam truk dengan rapi. Semua persiapan telah selesai, semua peserta naik ke truk, dan truk siap berangkat.

Lambaian tangan dari para orang tua murid melepas keberangkatan kami dengan penuh haru. Berharap anak-anaknya mendapat pengalaman yang luar biasa dan tetap aman. Perjalanan menuju Lawang kami lalui bersama.

Setibanya di lokasi perkemahan, telah siap Kak Hadi selaku kepala sekolah menyambut kedatangan rombongan. Seluruh barang diturunkan dari truk dan seluruh regu merapikan barang bawaannya. Upacara pembukaan telah siap dimulai, seluruh regu dan petugas upacara telah siap di posisi masing-masing.

“Kepada Sang Merah Putih, hormaaaaaattttt graaakkk!!!” seru pratama.

Seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan PERJUSAMI 2025 dengan khidmat. Upacara telah selesai. Seluruh regu mempersiapkan diri untuk Salat Ashar kemudian mendirikan tenda.

“Siapkan tongkat 2, tali 10 meter 2, pasak, tali rafia, dan cari 2 batu!” intruksi kakak Pembina kepada pinru.

Dengan sigap, pinru menginfokan ke anggotanya dan menyiapkan barang-barang yang diminta kakak pembina.

“Kita masukan ujung tenda ke ujung tongkat, kemudian kita buat simpul pangkal dulu.” Kak Ika memandu Regu Mawar mendirikan tenda.

“Ambil pasak dan batu!” intruksi Kak Aniqoh ke Regu Lily.

“Kita Tarik tongkatnya bersama ya, kita tegakkan tongkatnya. 1…2…3…!” Kak Muji memberikan aba-aba kepada regu banteng.

Seluruh tenda telah berdiri tegak dan siap untuk dijadikan tempat tidur malam ini.

“Allahu akbar… Allahu akbar…!” Adzan maghrib telah berkumandang.

Seluruh peserta telah selesai bersih diri dan berwudu. Mereka bergegas menuju mushola untuk Salat Maghrib berjamaah. Seusai Salat maghrib, dilanjutkan makan malam bersama di bawah pohon jati yang rindang dan dihiasi lampu. Suasana jurit malam sudah terasa. Selesai makan, kegiatan dilanjutnya Salat Isya’. Sirine panggilan untuk pinru telah berbunyi. Seluruh pinru berkumpul di pos Pembina.

“Setelah ini kita akan jurit malam. Anggota disiapkan dengan memakai hasduk, jaket, kaos kaki, sepatu, sarung tangan, masker, dan senter.” Arahan Kak Dephi kepada pinru.

Pinru bergegas menyiapkan anggotanya. Kak Dephi dan Kak Hadi telah siap di pos pemberangkatan. Seluruh kakak pembina menuju ke lokasi pos penugasan masing-masing. Pada pos pemberangkatan, para peserta murajaah surah pendek An-Nas sampai Al-Ikhlas dan ayat kursi 1x. Setiap regu berangkat bergantian. Mereka muraja’ah surah Al-Insyirah dan surah Al-Fill dalam perjalanan menuju pos 1.

Gelap malam, dinginnya angin, dan suara kumbang hutan mengiringi perjalanan setiap regu. Mereka berjalan sesuai regunya masing-masing dengan penuh keyakinan dan saling menjaga.

“Dari sini kalian belok kiri, lurus saja. Nanti belok kiri di pagar hijau depan itu ya.” Kak Ruchan memberikan intruksi.

“Tidak! Kakak berbohong. Siapa anda? Anda tidak pakai hasduk. Anda bukan Pembina kami!” Seru Zafran pinru Regu Scorpio.

Terjadilah sedikit drama di tengah perjalanan. Namun, menambah keseruan perjalanan malam peserta PERJUSAMI. Mereka belajar tentang bagaimana cara mempercayai seseorang yang tidak mudah.

“Tidak mau! Kami tidak mau berangkat! Takut, Kak!” seru Regu Matahari ketakutan melanjutkan perjalanan dari pos 3 menuju pos 4.

Dengan segala cara demi meyakinkan dan penguatan hati oleh Kak Chafidz dan Kak Tohir, akhirnya Regu Matahari mau melanjutkan perjalanan menuju pos 4 diiringi sinar rembulan malam itu. Pos demi pos mereka lewati dengan rasa takut pada hantu ditengah malam, namun hangat bersama regu yang saling menjaga.

“Apakah ini pos 5?” tanya pinru yang melihat ada Kak Mar’atus dan Kak Saidah di sekitar pos.

“Bukan, pos 5 masih lurus.” Celetukan seorang peserta regu lain sambil bercanda.

Regu Cobra yang dengan mudah mempercayai suara entah darimana dan siapa, kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju pos kedatangan. Kak Fais menyampaikan bahwa mereka telah melewatkan 1 pos yaitu pos 5. Seluruh regu telah selesai melaksanakan Jurit Malam. Kak Fida dan Kak Hadi telah siap dengan kegiatan berikutnya yaitu malam renungan.

“Sudahkan kalian berterima kasih pada ibu kalian? Kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu tak akan tergantikan oleh apapun. Dan akan ada untuk anaknya selamanya!” suara sendu Kak Fida mengiringi malam renungan di bawah pohon. Isak tangis peserta memecah gelap malam. Bahkan kakak pembinapun turut meneteskan air mata. Nasehat demi nasehat diberikan oleh Kak Hadi untuk menenangkan hati para peserta PERJUSAMI.

Waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 WIB. Seluruh peserta mempersiapkan diri untuk berlayar ke pulau kapuk. Mereka bergegas menuju tenda dan merajut mimpi bersama teman-teman dan kakak Pembina masing-masing.

Udara masih dingin, langit masih gelap. Sirine telah berbunyi pertanda untuk melaksanakan Salat Subuh berjama’ah. Seluruh peserta meyudahi mimpi panjangnya dan siap beraktifitas kembali. Setelah Salat Subuh, mereka lanjut bersih diri.

Embun pagi masih membasahi rerumputan, namun semangat pagi sudah berkobar dengan senam yang dipimpin oleh Kak Fais. Tawa riang anak-anak menghiasi lapangan pagi itu. Setelah senam, mereka sarapan bersama di bawah pohon rindang, ada pula yang lebih memilih di depan pondok. Segelas teh hangat tak lupa di sruput untuk menambah semangat menyambut penjelajahan.

Sirine panggilan pinru berbunyi. Kak Dephi dan Kak Aniq memberikan arahan untuk pinru tentang persiapan penjelajahan. Kali ini, kita akan menjelajahi pemukiman warga, pemakaman, sawah, dan perkebunan yang hijau. Pembacaan ayat kursi mengiringi pemberangkatan peserta per regu menuju pos 1.

“Selamat datang di pos 1, silahkan yel-yelnya.” Sapa Kak Anis di pos 1 yang sudah siap dengan misi Sandi Kotak.

Setelah menyelesaikan misi di pos 1, semua regu melanjutkan perjalanan ke pos berikutnya secara bergantian. Mereka bertemu Kak Dephi di pos 2 dengan misi membuat pantun Kepramukaan. Bersama Kak Fais di pos 3 dengan misi PBB. Lanjut dengan Kak Saidah di pos 4 dengan misi Sandi Morse.

“Misi selesai. Silahkan lanjutkan perjalanan kalian.” Arahan Kak Saidah.

“Lurus saja, kemudian belok kiri ikuti petunjuk anak panah.” Kak Mukafi mengarahkan setiap regu yang melewati pos bayangan.

            Suara khas burung pipit dan kumbang pohon serta Nadhom Aqidatul Awam mengiringi perjalanan setiap regu dari pos 4 menuju pos 5. Dan tiba-tiba ….

“Lho! Kok ada Kak Ika.” Wajendra dari regu Cobra terkejut.

“Lha iya, terus siapa dong? Bagaimana perjalanannya? Apakah capek?” Tanya Kak Ika.

“Siap. Tidaaakk!!!” Seru Regu Cobra serentak.

            Berikutnya mereka menyelesaikan misi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Dengan semangat mereka berbagi tugas dan menyelesaikan misi di Pos 5.

“Apakah ada yang sakit?” tanya Kak Selvi ketika menyusuri setiap pos dan menanyakan kondisi peserta.

“Siap, Tidak!!!” jawab Regu Cobra.

Berikutnya mereka melanjutkan perjalanan menuju Pos Kedatangan. Waktu kunjungan orang tua dimulai. Setiap peserta dapat bertemu orang tuanya. Jam sudah menunjukkan pukul 12.30. Peserta PERJUSAMI melanjutkan ISHOMA.

Sirine panggilan pinru berbunyi setelah ISHOMA selesai. Kak Dephi memberikan intruksi kepada pinru untuk menyiapkan anggotanya. Lomba memasak dan lomba cerdas cermat dimulai. Regu Banteng dan Regu Naga menjadi juara Lomba Cerdas Cermat, sedangkan Regu Cobra dan Regu Sakura sebagai juara Lomba Memasak Nasi Goreng. Kegiatan dilanjutkan dengan Salat Ashar, bersih diri, Salat Maghrib, makan malam, dan Salat Isya’.

“Persiapan api unggun sudah selesai kak. Kegiatan siap dimulai.” Laporan Kak Imam dan Kak Farid kepada Kak Dephi.

Tumpukan kayu untuk api unggun telah siap di tengah lapangan. 11 obor pun siap dinyalakan dalam lingkaran kebersamaan. Prosesi api unggun dimulai. Dasa Dharma memecah keheningan malam. Satu per satu obor mulai menyala.

“Tiga kali tepuk pramuka!” seru Kak Chafid dengan semangat yang menyala.

“Api unggun sudah menyala… Api unggun sudah menyala…” seluruh peserta dan kakak Pembina bernyanyi bersama mengiringi kobaran api yang menerangi malam.

            Malam inagurasi di mulai. Setiap regu menampilkan kreasi terbaiknya. Regu Garuda dan Regu Tulip menjadi juaranya. Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Saatnya seluruh peserta kembali merajut mimpi di tenda masing-masing.

            Hembusan angin Subuh membangunkan para peserta PERJUSAMI untuk memulai hari. Mereka bersemangat bersih diri dan salat Subuh. Dilanjutkan dengan sarapan bersama. Dengan berseragam pramuka lengkap dengan baretnya, Pratama telah siap memimpin upacara penutupan pagi itu.

“Kepada… bendera merah putih. Hormaaaattttt…. Graaakkk!!!” seru Pratama dari tengah lapangan upacara.

Lagu Indonesia Raya berkumandang dengan lantang dalam rangkaian upacara penutupan PERJUSAMI 2025. Seluruh rangkaian upacaran penutupan PERJUSAMI telah usai dan diakhiri dengan pelantikan dan penyematan tanda Penggalang Ramu.

Penyematan Regu Giat kepada Regu Lili dan Regu Scorpio, pemberian hadiah kepada para regu pemenang lomba, Regu Matahari sebagai Regu Terkompak, dan Regu Mawar sebagai Regu Terbersih dan Rapi melengkapi penutupan kegiatan PERJUSAMI. Tak lupa pembagian baksos untuk warga sekitar demi memupuk rasa saling berbagi.

Truk telah siap mengantarkan kami untuk pulang. Perjalanan menuju Surabaya yang menyenangkan ditemani rasa kantuk dan bahagia yang luar biasa. Kami kembali pulang membawa kenangan dan pengalaman. Sampai jumpa di PERJUSAMI 2026.

Ikuti lebih lanjut keseruanya

PERJUSAMI – DAY 1 – Berkemah Ceria Menumbuhkan Jiwa Mandiri dan Berakhlak Mulia

https://www.instagram.com/reel/DQfTZdWE2VD/?igsh=d2hvc3l4ejJ4ZGww

PERJUSAMI – DAY 2 – Jangan takut melangkah ke depan, karena diam di tempat hanya akan membuatmu tertinggal

https://www.instagram.com/reel/DQnpyBME8s3/?igsh=MXhrdzZuN2x4ZHg3Mw==

PERJUSAMI – DAY 3 – Jangan pernah lupakan janji Pramuka dalam setiap langkah hidupmu

https://www.instagram.com/reel/DQnr5l2E52b/?igsh=MTNxeTJubnU3NTJ2eg==

Dari Duta Aswaja Hingga Menggema di Kota Surabaya – SD Khadijah Raih Juara 3 Duta Trantibum Surabaya 2025

Alhamdulillah, kabar penuh kebanggaan kembali hadir menyapa keluarga besar SD Khadijah. Dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Trantibum (Ketenteraman dan Ketertiban Umum) 2025 oleh Satpol PP Kota Surabaya, perwakilan SD Khadijah berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3.

Prestasi ini bukan sekadar titel, tetapi cerminan perjalanan panjang pembentukan karakter di SD Khadijah. Sebab, sebelum tampil di tingkat kota sebagai Duta Trantibum, calon duta dari SD Khadijah terlebih dahulu ditempa melalui program Duta Aswaja-sebuah kegiatan internal sekolah yang bertujuan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, akhlak mulia, kedisiplinan, dan kecintaan pada kebaikan.

Program Duta Aswaja inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun kepribadian siswa: santun dalam bertutur, tertib dalam bersikap, dan percaya diri dalam menyampaikan pesan kebaikan. Dari sinilah langkah pertama sang duta dimulai-melangkah kecil, namun penuh makna.

Berbekal pembiasaan, pembinaan, dan karakter mulia dari Duta Aswaja, perwakilan SD Khadijah tampil luar biasa di ajang Duta Trantibum. Ia hadir dengan pesona khas pelajar yang berkarakter: percaya diri, komunikatif, dan sarat empati.

Duta Trantibum SD Khadijah mampu dengan baik menyampaikan gagasan kreatif tentang cara anak-anak dapat berperan menciptakan lingkungan kota yang tertib dan aman—mulai dari menaati aturan lalu lintas, menjaga kebersihan, hingga saling mengingatkan teman agar berperilaku disiplin.

Penguasaan materi yang kuat, didukung karakter Aswaja yang melekat dalam setiap tutur dan sikapnya, membuat penampilan tersebut terasa lengkap dan menyentuh. Para juri mencatatnya sebagai salah satu peserta yang paling komunikatif dan penuh integritas.

Program Duta Trantibum Lebih dari Sekadar Lomba, Ini Gerakan Karakter. Program Duta Trantibum bukan hanya kompetisi, tetapi gerakan membangun kepedulian dan tanggung jawab. Duta Trantibum sendiri adalah wadah bagi Anak Surabaya untuk dapat bertanggung jawab dan melindungi diri sendiri hingga lingkungan sekitar.

SD Khadijah selama ini memang konsisten membina karakter melalui berbagai program, salah satunya Duta Aswaja, yang kemudian berkembang menjadi pondasi kuat bagi siswa untuk siap berkontribusi pada level yang lebih luas.

Dengan meraih Juara 3, SD Khadijah kembali menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak berhenti di ruang kelas—ia hidup dalam tindakan nyata, terlihat dalam perilaku sehari-hari, dan menggema melalui pesan-pesan positif yang disuarakan para siswanya.

Apresiasi dan Harapan

Pihak sekolah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada:

Sang Duta SD Khadijah : Dariiy Arva Zaidan (6D), Alexandrina Siti A’raaf Rudiansyah (6D), dan Muhammad Nizam Zufar Permadi (5A) yang telah berjuang dengan penuh dedikasi.

Guru pembina, khususnya pembina Duta Aswaja, yang menjadi bagian penting perjalanan ini.

Orang tua, yang selalu mendampingi dan memberikan dukungan penuh.

Satpol PP Surabaya, yang telah menyediakan ruang edukatif bagi generasi muda.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga ketertiban, memperkuat akhlak, dan berkontribusi positif bagi Kota Surabaya.

*Karena dari akhlak yang kuat lahir sikap tertib, dan dari sikap tertib lahirlah kota yang damai dan berkeadaban.*

ikuti keseruan lebih lanjut di link berikut :

https://www.instagram.com/reel/DRbwALuEwuS/?igsh=MTE5bWVlMWxicGZvMQ==

Terimakasih banyak @satpolppsurabaya
Bunda Trantibum @rini_ericahyadi
@dispendiksby

CLASS MEETING 2024 – Membangun Jiwa Kompetitif dengan semangat Solidaritas
Class Meeting 2024. Foto Pub/dok SD Khadijah

Class Meeting 2024 buah karya kombinasi yang Epic antara Guru, Komite Sekolah, wali murid dan peserta didik di SD Khadijah. Keseruan yang berlangsung selama 4 hari ini menjadi momen yang tidak terlupakan untuk kami semua. Ramainya pertandingan futsal, dilengkapi dengan kreatifitas dan keceriaan para supporter. Keseruan berkreasi untuk menata pojok baca dan membersihkan kelas agar nampak makin indah. Extrodinary English game, dan hebohnya parents and Teacher Fun Games merupakan rangkain kegiatan Class Meeting di SD Khadijah kali ini.

Pembacaan Janji Atlet dalam Upacara pembukaan Class Meeting 2024. Foto Pub/dok SD Khadijah

Class Meeting di SD Khadijah tidak hanya sekedar meriah, tapi juga ada nuansa pendidikan didalamnya. Salah satunya bagaimana anak-anak ditanamkan sikap kompetitif namun harus menjunjung tinggi solidaritas dengan mengumandangkan janji atlet yang dipimpin oleh Muhammad Nizam Zufar Permadi (Kelas 4A). Dalam upacara pembukaan pak Hadi Purnomo, kepala sekolah juga menekankan. Tidak akan berarti sebuah titel juara jika kebersamaan hilang, boleh berkompetisi namun persaudaraan adalah yang utama. Semua kelas adalah anak SD Khadijah, silakan berkompetisi tapi tetap jaga solidaritas.

Kolase Futsal oleh Admin SDKh

Tidak kalah dengan lomba futsal, Lomba menghias pojok baca dan dan English Fun Game pun berlangsung sangat meriah. Lomba yang dipandu oleh mr. Handy Sulhaidar S.Pd., mr. Taufan Eko Mardianto  S. Pd., ms. Yose Rahayu, S.Pd and ms. Yurike Risa loreana, S.Pd. berlangsung seru. Antusiasme anak-anak untuk berkomunikasi dan bermain dengan menggunakan Bahasa Inggris sangat terlihat dalam kegiatan ini. Sedangkan anak-anak yang menata pojok baca dikelas juga menunjukan daya kreatifitas anak SD Khadijah yang luar biasa.

Pojok Baca oleh Admin SDKh

Kemeriahan Class Meeting SD Khadijah makin komplet dengan aksi-aksi luar biasa mama-mama yang dipandu oleh komite sekolah. Para wali murid mewakili kelasnya masing-masing, berkompetisi secara estafet meramaikan semaraknya class meeting.

Parents FUn Games oleh Admin SDKh

Kolaborasi ini bagaikan Pelangi, banyak warna yang melintas di SD Khadijah dan menjadikan sekolah ini menjadi lebih berwarna, mendidik serta membahagiakan.

ikuti keseruanya lebih lanjut di link berikut :

Class Meeting Day 4 – Parent And Teacher Fun Game – Menyala Wali Muridku

https://www.instagram.com/reel/DDwcVgqvwZu/?igsh=MWgycnhoMXFtZnd5aQ==

Class Meeting Day 3 – SENTENCE TRANSFER AND INTERACTIVE QUIZ

https://www.instagram.com/reel/DDt6a6pvRjY/?igsh=bHB3NDY1NmViOG1p

Class Meeting Day 2 – Yeeeeeey

https://www.instagram.com/reel/DDrU_8sv05C/?igsh=b2oyMHRta2Zxd205

Class Meeting Day 1 – Jangan pernah takut sama pemain bintang, karena bintang hanya ada dilangit

https://www.instagram.com/reel/DDouJBJvA_A/?igsh=MXBtZnFyNHdtOHcxNw==

Perjusami SD Khadijah : Melatih Praja Ber-Aswaja
Upacara Pembukaan Perjusami SD Khadijah TA 2024/2025. Foto Pub/dok SD Khadijah

Seru, ramai, bersemangat adalah kata-kata yang sudah biasa didengar Ketika anak-anak melakukan aktivitas pembelajaran diluar. Termasuk dalam kegiatan perjusami ini. Namun Religius, Islami, Aswaja banget mungkin baru ini didengar Ketika anak-anak diminta sedikit testimoni setelah melaksanakan kegiatan perjusami kali ini. Memang sedikit berbeda konsep pelaksanaan perjusami tahun ini. Para kakak-kakak Pembina menggaungkan tema “Wujudkan Generasi Pramuka Berjiwa Islami Untuk Menjaga NKRI Dengan Semangat Perjusami”. Tentunya tujuanya utamanya adalah pendidikan karakter kepramukaan namun tetap menguatkan ciri khas SD Khadijah yang kuat nuansa religiusnya.

Tahun Ajaran 2024/2025, pendidikan pramuka SD Khadijah memang didesain agar bisa menguatkan karakter religius anak-anak. Selain kurikulum kepramukaan di SD Khadijah juga ditambahkan karakter keaswajaan, hal ini dapat dilihat dari program pramuka yang memasukkan materi Asmaul Husna, Aqidatul Awam, dan karakter aswaja lainya. Seiring dengan program pramuka ber Aswaja disekolah, perjusami kali ini pun dirancang untuk menguatkan program tersebut.

Penyerahan hadiah regu terbaik dalam Perjusami SD Khadijah. Foto Pub/dok SD Khadijah

Dengan menunggangi truk TNI  serta guyuran air hujan yang sangat deras, 121 peserta didik SD Khadijah menuju Pondok Darusalam-Lawang yang menjadi saksi bisu serunya Perjusami ber-Aswaja kali ini. Selama 3 hari, mulai tanggal 1-3 Nopember 2024 para praja selalu semangat mengikuti kegiatan perjusami. Mulai dari mendirikan Tenda, Outbond, Jurit Malam, Senam Bahagia, Penjelajahan, Membuat roti bakar / sandwich, membuat hasta karya, Api Unggun, Kotak Iman (Kotak Hitam), mencari harta karun, TTS, dan kegiatan seru lainya.

Perjusami 2024 oleh SD Khadijah

Banyak sekali manfaat yang didapat saat mengikuti perjusami SD Khadijah. Diantaranya ; 1. Meningkatkan kemandirian, tentu sikap ini adalah yang paling menonjol. Sejak keberangkatan anak-anak didesain untuk bertanggung jawab terhadap barang bawaanya, mengurusi diri sendiri, dan mampu melakukan tantangan-tantangan dengan rasa percaya diri. 2. Memperkuat Kerjasama dan kekompakan, dengan setingan regu mereka diminta bekerjasama, saling berbagi tugas, saling mendukung dalam meyelesaikan aktifitas dalam perjusami, tentunya jiwa leadership dan kepatuhan akan otomatis muncul dalam Kerjasama ini. 3. Mengenal dan mencintai alam. Dengan konsep alam terbuka anak-anak didekatkan dengan alam untuk bagaimana mengenal dan menjaganya. 4. Mengasah ketrampilan. Dengan desain outbond kemampuan motorik mereka terlatih akan terlatih dengan baik, apalagi dengan konsep penyampaian materi berdasarkan masalah yang kontekstual para praja terdorong lebih semangat untuk menyelesaikan masalah tersebut. 5. Cinta tanah air dan Ber-Aswaja. Sesuai konsep perjusami, materi dalam kegiatan selalu disisipkan bela negara dan Keaswajaan. Semoga dengan manfaat yang banyak ini, anak-anak SD Khadijah akan menjadi pribadi yang lebih baik Ketika Kembali ke sekolah, menjadi putra-ptri indonesia yang berakhlaqul karimah berlandaskan aswaja. Amin

——————————————————————————————————————–

Ketahui lebih banyak terkait Perjusami SD Khadijah, klik link berikut :

PERJUSAMI – DAY ONE – Hadapi rintangan bersama teman

https://www.instagram.com/reel/DB1iytVJ2I7/?igsh=MXB0bTUzcWdqbGR5dw==

PERJUSAMI – DAY TWO – Pramuka Itu Berani Kotor

https://www.instagram.com/reel/DB4Aeo3Jth9/?igsh=MTJhNzA5OHIydGJmYg==

PERJUSAMI – DAY THREE – Penutupan Perjusami SD Khadijah

https://www.instagram.com/reel/DB5qLy9vRnc/?igsh=YjBsdGlidjVxMmVo

Santri SD Khadijah Implementasikan English Day di Hari Sumpah Pemuda
Hadi Purnomo, M.Pd Kepala SD Khadijah me-Launching English Day. Foto Pub/dok SD Khadijah

Special Moment. Dengan tema Santri Khadijah Go Internasional pada hari ini, Senin tanggal 28 Oktober 2024 menjadi hari bersejarah untuk SD Khadijah. Hadi Purnomo, M.Pd. Kepala SD Khadijah secara resmi melaunching program “English Day” di SD Khadijah. Memang oktober ini merupakan bulan yang istimewa, banyak sejarah penting yang terjadi pada bulan ini. Mulai dari 1 Oktober yang diperingati dengan hari kesaktian Pancasila, 22 Oktober hari santri, dan 28 Oktober yang diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Dan hari ini SD Khadijah menambahkan sejarah baru dengan berkomitmen Bersama untuk melaksanakan English Day di SD Khadijah.

Banyak usaha yang dilakukan oleh sekolah untuk memberikan nuansa global di SD Khadijah. Mulai dari Konten kurikulum yang menerapkan Cambridge Curriculum pada mata pelajaran ESL (English as Second Language), Mathematics, and Science, Ujian CPT dan Checkpoint yang diselenggarakan CIE Center Yayasan Khadijah (Cambridge International Examination), Pembelajaran Speaking, menyelenggarakan English Camp, Sertifikasi Guru standar Internasional, dll. Dengan implemetasi English Day ini harapanya mampu mendorong kemampuan berbahasa Inggris untuk siswa, guru, maupun karyawan dan juga sekaligus bisa memperluas wawasan internasional warga SD Khadijah.

Mr. Peter, Native Speaker dalam acara Launching English Day. Foto Pub/dok SD Khadijah

Yang menarik pada peluncuran English day kali ini adanya kolaborasi perayaan hari santi dengan Tarteel Fun Games dan juga adanya Mr. Peter sebagai native speaker dari kanada yang Kembali membersamai kami di SD Khadijah. Mr. Peter sangat semangat memberi motivasi anak-anak agar berani berbicara menggunakan Bahasa inggris. Beliau memeriahkan suasana dengan memberikan Quiz dan Speling Bee Contest. Kehadiran native speaker ini sangat diapresiasi karena memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari penutur asli, meningkatkan pemahaman mereka akan pelafalan, intonasi, dan ekspresi bahasa Inggris yang lebih otentik.

Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap program ini, yaitu agar seluruh siswa dapat lebih percaya diri berkomunikasi dalam bahasa Inggris, baik dalam konteks formal maupun informal. “Melalui English Day, kami ingin menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian tak terpisahkan dalam kehidupan belajar siswa. Ini akan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan global di masa depan,” ujarnya. Hal ini merupakan salah satu Langkah SD Khadijah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia yang nanti terlaksana pada tahun 2045, anak-anak SD Khadijah bisa berperan didalamnya dan insyaallah akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang jaya.

Aktivitas games di acara Santri SD Khadijah Go Internasional. Foto Pub/dok SD Khadijah

Siswa pun tampak sangat antusias. Salah seorang siswa mengungkapkan kegembiraannya, “English Day bikin kami lebih pede buat ngomong bahasa Inggris. Dulu malu-malu, sekarang jadi makin seru.” Semangat ini diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga English Day tidak hanya menjadi kegiatan mingguan, tetapi juga menjadi budaya berkomunikasi di SD Khadijah.

Dengan peluncuran English Day, sekolah kami optimis untuk terus mendukung perkembangan kemampuan bahasa Inggris siswa agar mereka semakin siap menghadapi era globalisasi. Mari kita sukseskan English Day dan jadikan bahasa Inggris sebagai salah satu jembatan menuju masa depan yang lebih cerah!.

Berikut keseruanya : https://www.instagram.com/reel/DBq0uSepgj8/?igsh=dW8zenMwZzl4ejVp

Braver than Ever-KTS SD Khadijah 2024
KTS SD Khadijah di Lembah Pendawa-Pasuruan. Foto/Pubdok SD Khadijah

Hai teman-teman, Siapa yang ingin menjadi anak pemberani? Ayo gabung di KTS SD Khadijah. Ya, tema kita tahun ini adalah “Braver Than Ever”, kami ingin menjadi anak-anak yang pemberani. Lebih berani dari sebelumnya, lebih berani dari apapun, dan lebih berani dari segalanya. Hehe, berlebihan ya kalimatnya?. Mohon dimaklumi ya, ini hanya karena anak-anak SD Khadijah yang terlalu semangat mau study wisata. Setelah belajar keras seminggu lalu, melatih otak dengan gempuran soal-soal sumatif yang levelnya HOTs, anak-anak SD Khadijah akan refresh sejenak. Melupakan bangku belajarnya yang ada dikelas, kami mau berwisata ditempat yang indah dan tentunya sambil belajar.

Anak-anak SD Khadijah akan naik Bus, pergi ke Lembah Pendawa-Pasuruan. Selain berwisata, kegiatan ini akan melibatkan berbagai aktivitas fisik, mental, dan kreatifitas yang dirancang untuk siswa kelas 1, 2, dan 3. Setiap kegiatan dirancang untuk mengembangkan dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5), seperti gotong royong, kemandirian, kreativitas, dan bernalar kritis. Dalam kegiatan ini anak-anak akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk berpartisipasi dalam permainan edukatif dan tantangan-tantangan seru yang melibatkan kerja sama antar teman.

KTS SD Khadijah di Lembah Pendawa-Pasuruan. Foto/Pubdok SD Khadijah

Anak-anak SD Khadijah melakukan banyak kegiatan di Lembah Pendawa yang Vibenya ala Bali ini. Mulai dari Fungame, Edukasi Domba, Edukasi Kelinci, Membuat Gerabah, naik Rainbow Slide, Naik Perahu, Menanam Padi, bermain permainan tradisonal, dan tentunya acara yang paling ditunggu-tunggu, yakni berenang Bersama. Dari seluruh rangkaian acara tersebut anak-anak sangat semangat dan senang sekali. Apalagi dengan pendampingan kakak-kakak dari tim Outbond Gemilang yang selalu murah senyum dan friendly sehingga bisa menjadikan anak-anak SD Khadijah berani melakukan seluruh aktivitas, tidak ada yang tampak Lelah meskipun sejatinya pasti menguras fisik.

KTS 2024 oleh admin SD Khadijah

Moch. Khafidz, S.HI, selaku ketua panitia mengatakan Kegiatan Tengah Semester (KTS) ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Anak-anak SD Khadijah menunjukkan semangat yang tinggi dalam mengikuti berbagai kegiatan, seperti edukasi kelinci, edukasi kambing, membuat gerabah, berenang, rainbow slide dan lain-lain. Alhamdulillah, KTS ini berjalan baik dan lancar, ini semua karena dukungan dan kerjasama yang baik antara panitia, guru, siswa, dan komite sekolah serta orangtua. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa depan, karena memberikan banyak manfaat bagi perkembangan siswa. Penting bagi kita untuk terus mendukung anak-anak dalam belajar dan berpartisipasi aktif diberbagai kegiatan. Mari kita jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih baik di semester berikutnya.

Yang ingin lahu lebih detail kegiatan KTS kita kali ini silakan klik link dibawah ini. See u Brave People

Link 1 : https://www.instagram.com/stories/sdkhadijah_sby/3473566399721785639?igsh=MjdnNXg2YmZyZ3Fz

Link 2 : https://www.instagram.com/reel/DA3IsMjJqmg/?igsh=MTF4cjNhMTNoeDNzbA==

Learning English is Fun With Mr. Peter
Native Speaker di SD Khadijah
Promo art tiga generasi Spider-Man. Sumber : Marvel

Anak-anak SD Khadijah sudah tidak asing lagi dengan gambar diatas. Sosok superhero yang luar biasa. “Spiderman”, sosok manusia laba-laba yang baik hati, pintar, dan suka menolong. Peter Parker adalah nama aslinya dalam film tersebut. Eiittsss, kita stop bicara Peter Parker. Kali ini, sosok pahlawan kita adalah Mr. Peter, hanya Peter tanpa Parker. Beliau hari ini datang di SD Khadijah, demi membantu anak-anak untuk bicara Bahasa Ingrris. Mr. Peter datang hari ini sebagai Native Speaker di SD Khadijah.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa, SD Khadijah mendapatkan kesempatan istimewa dengan kehadiran seorang native speaker dari Kanada, Mr. Peter. Kehadirannya menjadi momen yang sangat berharga, mengingat pengalaman belajar langsung dari penutur asli adalah kesempatan langka yang tidak datang setiap hari.

Sejak awal masuk kelas, Mr. Peter membawa suasana baru dengan pendekatan pengajaran yang interaktif dan menyenangkan. Setiap sesi kelas dipenuhi dengan diskusi, percakapan, dan permainan bahasa yang mendorong siswa untuk berbicara lebih percaya diri. Dengan logat asli dan cara penyampaian yang alami, siswa mendapatkan paparan langsung pada cara bicara penutur asli, termasuk intonasi dan ungkapan-ungkapan yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Mr Peter sangat semangat dan senang berada di SD Khadijah, beliau mengatakan. “I like the kids here. They pretend to not listen to me but they actually do. For me, kids are noisy but that’s ok, I just like them.

Mr. Peter-Native Speaker. Foto/pubdok SD Khadijah

Kehadiran Native Speaker di SD Khadijah ataupun unit lain yang dalam naungan YTPS NU Khadijah ini merupakan inisaiasi dari CIE (Cambridge International Examination) dan Global books. Alhamdulilah, YTPS NU Khadijah sangat komitmen untuk menjaga mutu lulusanya. Mengimplementasikan kurikulum internasional merupakan salah satu Langkah strategis agar YTPS NU Khadijah Go International.

Taufan Eko Mardianto, S.Pd., Guru SD Khadijah sangat berharap. Program speaking with native speaker bisa bertambah frekuensinya sehingga lebih sering bertemu dengan anak-anak di semua jenjang. Tentunya hal tersebut akan semakin mendukung pembelajaran speaking anak-anak menjadi lebih baik dan terasah karena kesempatan mendapat exposure/paparan dari penutur asli sangat dibutuhkan untuk memproduksi bahasa target itu sendiri.

Senandung Rindu Untuk Rasulku – Maulid Nabi Muhammad Saw 1446 H

Sholawat Busyro merupakan salah satu sholawat favorit yang dilantunkan anak-anak di SD Khadijah. Begitupula saat kegiatan peringatan maulid kali ini, Gema Sholawat sungguh riuh di aula yayasan Khadijah. Anak-anak SD Khadijah sungguh luar biasa Semangatnya dalam melantunkan sholawat. Tidak henti-hentinya mereka bersholawat beserta menggerakkan tanganya demi menunjukan cintanya kepada nabi Muhammad saw.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. merupakan bentuk ungkapan rasa bahagia dan penghormatan terhadap kehadiran beliau. Momentum memperkuat kembali rasa cinta kepada Rasulullah Saw. dengan memperbanyak membaca sholawat dan meneladani sifat-sifat Rosulullah” Mas’ulah, S.Ag., M.Pd.I selaku ketua peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H. beliau sangat berharap dengan kegiatan peringatan maulid ini anak-anak SD Khadijah semakin mengenal dan mencintai Nabinya, tambah senang membaca sholawat nabi.

Pembacaan Aqidatul Awam oleh siswa-siswi SD Khadijah. Foto/pubdok SD Khadijah

Selain Pembacaan ayat suci al-qur’an, Sholawat, penyampaian hikmah maulid, dan pesan kepala sekolah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini terasa lebih spesial. Hal ini dikarenakan adanya persembahan tampilan anak anak kelas 2 sampai kelas 6. Mereka semua, sekitar 24 anak melantukan bait-bait Aqidatul Awam dengan merdu. Hal ini seiring dengan program di SD Khadijah yg melakukan pembiasaan literasi dengan membaca nadhom Aqidatul Awam setelah sholat dhuhur.

Bagian dari sambutanya, Hadi  Purnomo, M.Pd, kepala sekolah mengatakan. Kunci sukses belajar, kunci sukses bekerja, kunci sukses dunia akhirat adalah Sholawat. Maka dr itu anak-anak SD Khadijah harus seneng sholawatan. Sedangkan Ustdzah Hj. Nur Khikmawati, S.HI yg memandu acara kali ini, menyampaikan banyak tauladan yg bisa kita tiru dari rosul kita, Nabi Muhammad saw. Bagaimana bersikap dengan teman, bagaimana saling menghormati, menghargai teman, dan saling membantu.

Dalam penyampaian hikmah maulid, ustdzah hikmah selain memberikan hadiah, beliau juga memberi kisah tauladan yang menarik. Salah satu penyampainya adalah bagaimana nabi Muhammad saw menyuapin pengemis buta yang awalnya membenci beliau. Tapi dengan kesabaranya dan keramahanya nabi Muhammad saw selalu menyuapinya sampai pengemis buta tersebut sangat sedih Ketika tau bahwa yang menyuapinya sudah tidak ada lagi. dengan metode pembagian hadiah dan cerita hikmah seperti diatas harapanya anak-anak lebih tertarik untuk mendengarkan dan tentunya bisa meneladani sifat-sifat mulia nabi Muhammad saw.

Tampilan tim SSA (Safari Sholawat Al-banjari). Foto/pubdok SD Khadijah

Semaraknya Senandung rindu untuk rosulku kali ini juga tidak terlepas dari dukungan tim banjari SSA (Safari Sholawat Al-banjari) dari Surabaya. Tim Banjari SSA sudah mengiringi peringatan maulid dua tahun ini dan bapak Masruchan salah satu personilnya mengatakan sangat puas dan menyenangkan bisa mengisi acara di SD Khadijah. Anak-anak SD Khadijah bisa khidmat mendengarkan dan ikut serta membaca sholawat bersama. Tak lupa beliau juga mendoakan SD Khadijah agar semakin jaya. Semoga sanandung rindu untuk rosulku kali ini benar-benar menjadi momen bagi warga SD Khadijah untuk semakin cinta rasulnya. Nabi Muhammad saw. amin

Prestasi 2024-2025
Prestasi_2425 oleh admin-SDKh
Salinan dari Prestasi_2425 oleh Admin-SDKh
Momen Bersejarah : Pengukuhan Panglima Aswaja SD Khadijah
Pelantikan Duta Aswaja SD Khadijah oleh Kepala Sekolah. Foto/pubdok SD Khadijah

Cerahnya langit hari ini seakan-akan menunjukan bahwa alam merestui goresan sejarah yang terukir di SD Khadijah. Seriusnya Penguatan karakter di SD Khadijah tampak makin nyata. Pada upacara bendera hari ini, Senin 2 September 2024 menjadi acara yang spesial. 20 pelajar SD Khadijah dengan bangga dilantik langsung oleh kepala sekolah untuk menjadi Duta Aswaja. Duta Aswaja ini dibentuk sebagai panglimanya anak-anak dalam mengokohkan budaya positif disekolah. Duta aswaja dilantik untuk menjadi Panglima yang tidak hanya tegas dalam menguatkan karakter siswa namun juga menjadi pemimpin yang bisa menjadi tauladan untuk teman-temanya.  Dengan pengawalan bapak/ibu guru-karyawan ditambah dengan Duta Aswaja dari kalangan para pelajar menjadikan SOP etika kehidupan islami yang sudah terbangun di SD Khadijah semakin kokoh, sehingga visi SD Khadijah untuk membentuk SDM yang Unggul dan Kompetitif akan segera terwujud.

Para duta aswaja ini akan membersamai bapak/ibu guru-karyawan dalam penguatan karakter disekolah. Beberapa tugas yang akan dilakukan adalah menyambut teman-temanya saat kedatangan disekolah, menguatkan budaya salam dan berjabat tangan antar pelajar. Selain itu mereka juga akan membantu dalam mengkondisikan kegiatan sholat, seperti mengatur barisan wudu, menata saf sholat, sampai mengawasi kerapian sandal atau sepatu temanya.

Adam Hidayatullah, S.Pd selaku Tim Kesiswaan berharap dengan adanya duta aswaja ini, semoga siswa siswi SD Khadijah memiliki sikap tanggung jawab, sehingga tercipta lingkungan belajar yang tertib dan kondusif untuk mencapai kesuksesan Bersama. Selain itu, harapanya mereka juga bisa mengembangkan sikap disiplin yang kuat, sehingga mampu memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan akademis maupun non akademis serta menunjukkan kedisiplinan dalam segala aspek kehidupan di sekolah, dari menghormati waktu hingga mengikuti aturan sehingga menciptakan suasana belajar yang teratur.

Di hadapan teman-teman, guru-guru, dan seluruh warga sekolah, para Duta Aswaja ini mengucapkan ikrar mereka. Dengan suara yang lantang dan penuh keyakinan, mereka berjanji untuk menjadi cahaya bagi teman-temannya, menjadi teladan dalam setiap perilaku, dan menjaga nama baik sekolah dengan segala daya dan upaya. Momen ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi awal dari perjalanan panjang para Duta Aswaja untuk menebar pengaruh positif di setiap langkah mereka. Semoga dengan terpilihnya para Duta Aswaja ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi mereka, yaitu belajar menjadi pemimpin masa depan, sebagai panglima Aswaja yang mampu memberikan manfaat didunia dan akhirat. Amin

Ikrar Duta Aswaja SD Khadijah. Foto/pubdok SD Khadijah

Berikut nama duta Aswaja di SD Khadijah; 1. Raffi Aditya (4A), 2. Ummi Musfirah (4A), 3. Gheyna Ilmi Kemalia (4B), 4. Muhammad Iqbal Nabiel Afriza (4B), 5. Andini Zahira Shifa (4C), 6. Keanu Tristan Abrisam Saputra (4C), 7. Qisya Batrisyia Prasetyo (5A), 8. Subki Ahmad Alfaza (5A), 9. Rannyah Rahmah Faraafisha  (5B), 10. Salsabila Elizabeth Sunarto  (5B), 11. Earlyta Assyifa Azzahra (5C), 12. Fairuz Nayyara Sheza  (5C), 13. Keysha Irdhina Hammada (5D), 14. Muhammad Zayn Kaffi Assyairazy (5D), 15. Iqbal Yassar Wijoyo  (6A), 16. Kanaya Sharliz Nailah (6A), 17. Hafiz Rizqullah Atmadja (6B), 18. Nadia Arabella (6B), 19. Maheswara Tirta Dzikri Iswanto (6C), dan 20. Naira Gina Ayunindya (6C).