Archives 2025

SHORT STORY – PERJUSAMI 2025

Ditulis Oleh Kakak Ika Harisah Nurillah, S.Pd, M.Pd

“Pramuka…Pramuka…Praja Muda Karana!” seru peserta PERJUSAMI kelas 5 SD Khadijah setelah sambutan pemberangkatan oleh Kak Fida selaku wakil kepala sekolah. “Truk 1, Regu Mawar, Regu Banteng, dan Regu Garuda berangkat menuju truk didampingi oleh Kak Ika dan Kak Adam!” intruksi Kak Dephi selaku ketua panitia dan dilanjutkan intruksi untuk Truk 2-4.

Senyum merekah dan celoteh riang peserta PERJUSAMI mengiringi perjalanan kami dari lapangan sekolah menuju truk yang telah terparkir rapi di parkiran sekolah. Tatapan haru dan doa para orang tua melepas anak-anaknya untuk berproses bersama kakak Pembina menambah bara semangat kami.

Regu putra berjibaku membantu kakak pembina untuk menaikkan dan mengatur barang bawaan di dalam truk dengan rapi. Semua persiapan telah selesai, semua peserta naik ke truk, dan truk siap berangkat.

Lambaian tangan dari para orang tua murid melepas keberangkatan kami dengan penuh haru. Berharap anak-anaknya mendapat pengalaman yang luar biasa dan tetap aman. Perjalanan menuju Lawang kami lalui bersama.

Setibanya di lokasi perkemahan, telah siap Kak Hadi selaku kepala sekolah menyambut kedatangan rombongan. Seluruh barang diturunkan dari truk dan seluruh regu merapikan barang bawaannya. Upacara pembukaan telah siap dimulai, seluruh regu dan petugas upacara telah siap di posisi masing-masing.

“Kepada Sang Merah Putih, hormaaaaaattttt graaakkk!!!” seru pratama.

Seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan PERJUSAMI 2025 dengan khidmat. Upacara telah selesai. Seluruh regu mempersiapkan diri untuk Salat Ashar kemudian mendirikan tenda.

“Siapkan tongkat 2, tali 10 meter 2, pasak, tali rafia, dan cari 2 batu!” intruksi kakak Pembina kepada pinru.

Dengan sigap, pinru menginfokan ke anggotanya dan menyiapkan barang-barang yang diminta kakak pembina.

“Kita masukan ujung tenda ke ujung tongkat, kemudian kita buat simpul pangkal dulu.” Kak Ika memandu Regu Mawar mendirikan tenda.

“Ambil pasak dan batu!” intruksi Kak Aniqoh ke Regu Lily.

“Kita Tarik tongkatnya bersama ya, kita tegakkan tongkatnya. 1…2…3…!” Kak Muji memberikan aba-aba kepada regu banteng.

Seluruh tenda telah berdiri tegak dan siap untuk dijadikan tempat tidur malam ini.

“Allahu akbar… Allahu akbar…!” Adzan maghrib telah berkumandang.

Seluruh peserta telah selesai bersih diri dan berwudu. Mereka bergegas menuju mushola untuk Salat Maghrib berjamaah. Seusai Salat maghrib, dilanjutkan makan malam bersama di bawah pohon jati yang rindang dan dihiasi lampu. Suasana jurit malam sudah terasa. Selesai makan, kegiatan dilanjutnya Salat Isya’. Sirine panggilan untuk pinru telah berbunyi. Seluruh pinru berkumpul di pos Pembina.

“Setelah ini kita akan jurit malam. Anggota disiapkan dengan memakai hasduk, jaket, kaos kaki, sepatu, sarung tangan, masker, dan senter.” Arahan Kak Dephi kepada pinru.

Pinru bergegas menyiapkan anggotanya. Kak Dephi dan Kak Hadi telah siap di pos pemberangkatan. Seluruh kakak pembina menuju ke lokasi pos penugasan masing-masing. Pada pos pemberangkatan, para peserta murajaah surah pendek An-Nas sampai Al-Ikhlas dan ayat kursi 1x. Setiap regu berangkat bergantian. Mereka muraja’ah surah Al-Insyirah dan surah Al-Fill dalam perjalanan menuju pos 1.

Gelap malam, dinginnya angin, dan suara kumbang hutan mengiringi perjalanan setiap regu. Mereka berjalan sesuai regunya masing-masing dengan penuh keyakinan dan saling menjaga.

“Dari sini kalian belok kiri, lurus saja. Nanti belok kiri di pagar hijau depan itu ya.” Kak Ruchan memberikan intruksi.

“Tidak! Kakak berbohong. Siapa anda? Anda tidak pakai hasduk. Anda bukan Pembina kami!” Seru Zafran pinru Regu Scorpio.

Terjadilah sedikit drama di tengah perjalanan. Namun, menambah keseruan perjalanan malam peserta PERJUSAMI. Mereka belajar tentang bagaimana cara mempercayai seseorang yang tidak mudah.

“Tidak mau! Kami tidak mau berangkat! Takut, Kak!” seru Regu Matahari ketakutan melanjutkan perjalanan dari pos 3 menuju pos 4.

Dengan segala cara demi meyakinkan dan penguatan hati oleh Kak Chafidz dan Kak Tohir, akhirnya Regu Matahari mau melanjutkan perjalanan menuju pos 4 diiringi sinar rembulan malam itu. Pos demi pos mereka lewati dengan rasa takut pada hantu ditengah malam, namun hangat bersama regu yang saling menjaga.

“Apakah ini pos 5?” tanya pinru yang melihat ada Kak Mar’atus dan Kak Saidah di sekitar pos.

“Bukan, pos 5 masih lurus.” Celetukan seorang peserta regu lain sambil bercanda.

Regu Cobra yang dengan mudah mempercayai suara entah darimana dan siapa, kemudian langsung melanjutkan perjalanan menuju pos kedatangan. Kak Fais menyampaikan bahwa mereka telah melewatkan 1 pos yaitu pos 5. Seluruh regu telah selesai melaksanakan Jurit Malam. Kak Fida dan Kak Hadi telah siap dengan kegiatan berikutnya yaitu malam renungan.

“Sudahkan kalian berterima kasih pada ibu kalian? Kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu tak akan tergantikan oleh apapun. Dan akan ada untuk anaknya selamanya!” suara sendu Kak Fida mengiringi malam renungan di bawah pohon. Isak tangis peserta memecah gelap malam. Bahkan kakak pembinapun turut meneteskan air mata. Nasehat demi nasehat diberikan oleh Kak Hadi untuk menenangkan hati para peserta PERJUSAMI.

Waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 WIB. Seluruh peserta mempersiapkan diri untuk berlayar ke pulau kapuk. Mereka bergegas menuju tenda dan merajut mimpi bersama teman-teman dan kakak Pembina masing-masing.

Udara masih dingin, langit masih gelap. Sirine telah berbunyi pertanda untuk melaksanakan Salat Subuh berjama’ah. Seluruh peserta meyudahi mimpi panjangnya dan siap beraktifitas kembali. Setelah Salat Subuh, mereka lanjut bersih diri.

Embun pagi masih membasahi rerumputan, namun semangat pagi sudah berkobar dengan senam yang dipimpin oleh Kak Fais. Tawa riang anak-anak menghiasi lapangan pagi itu. Setelah senam, mereka sarapan bersama di bawah pohon rindang, ada pula yang lebih memilih di depan pondok. Segelas teh hangat tak lupa di sruput untuk menambah semangat menyambut penjelajahan.

Sirine panggilan pinru berbunyi. Kak Dephi dan Kak Aniq memberikan arahan untuk pinru tentang persiapan penjelajahan. Kali ini, kita akan menjelajahi pemukiman warga, pemakaman, sawah, dan perkebunan yang hijau. Pembacaan ayat kursi mengiringi pemberangkatan peserta per regu menuju pos 1.

“Selamat datang di pos 1, silahkan yel-yelnya.” Sapa Kak Anis di pos 1 yang sudah siap dengan misi Sandi Kotak.

Setelah menyelesaikan misi di pos 1, semua regu melanjutkan perjalanan ke pos berikutnya secara bergantian. Mereka bertemu Kak Dephi di pos 2 dengan misi membuat pantun Kepramukaan. Bersama Kak Fais di pos 3 dengan misi PBB. Lanjut dengan Kak Saidah di pos 4 dengan misi Sandi Morse.

“Misi selesai. Silahkan lanjutkan perjalanan kalian.” Arahan Kak Saidah.

“Lurus saja, kemudian belok kiri ikuti petunjuk anak panah.” Kak Mukafi mengarahkan setiap regu yang melewati pos bayangan.

            Suara khas burung pipit dan kumbang pohon serta Nadhom Aqidatul Awam mengiringi perjalanan setiap regu dari pos 4 menuju pos 5. Dan tiba-tiba ….

“Lho! Kok ada Kak Ika.” Wajendra dari regu Cobra terkejut.

“Lha iya, terus siapa dong? Bagaimana perjalanannya? Apakah capek?” Tanya Kak Ika.

“Siap. Tidaaakk!!!” Seru Regu Cobra serentak.

            Berikutnya mereka menyelesaikan misi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Dengan semangat mereka berbagi tugas dan menyelesaikan misi di Pos 5.

“Apakah ada yang sakit?” tanya Kak Selvi ketika menyusuri setiap pos dan menanyakan kondisi peserta.

“Siap, Tidak!!!” jawab Regu Cobra.

Berikutnya mereka melanjutkan perjalanan menuju Pos Kedatangan. Waktu kunjungan orang tua dimulai. Setiap peserta dapat bertemu orang tuanya. Jam sudah menunjukkan pukul 12.30. Peserta PERJUSAMI melanjutkan ISHOMA.

Sirine panggilan pinru berbunyi setelah ISHOMA selesai. Kak Dephi memberikan intruksi kepada pinru untuk menyiapkan anggotanya. Lomba memasak dan lomba cerdas cermat dimulai. Regu Banteng dan Regu Naga menjadi juara Lomba Cerdas Cermat, sedangkan Regu Cobra dan Regu Sakura sebagai juara Lomba Memasak Nasi Goreng. Kegiatan dilanjutkan dengan Salat Ashar, bersih diri, Salat Maghrib, makan malam, dan Salat Isya’.

“Persiapan api unggun sudah selesai kak. Kegiatan siap dimulai.” Laporan Kak Imam dan Kak Farid kepada Kak Dephi.

Tumpukan kayu untuk api unggun telah siap di tengah lapangan. 11 obor pun siap dinyalakan dalam lingkaran kebersamaan. Prosesi api unggun dimulai. Dasa Dharma memecah keheningan malam. Satu per satu obor mulai menyala.

“Tiga kali tepuk pramuka!” seru Kak Chafid dengan semangat yang menyala.

“Api unggun sudah menyala… Api unggun sudah menyala…” seluruh peserta dan kakak Pembina bernyanyi bersama mengiringi kobaran api yang menerangi malam.

            Malam inagurasi di mulai. Setiap regu menampilkan kreasi terbaiknya. Regu Garuda dan Regu Tulip menjadi juaranya. Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB. Saatnya seluruh peserta kembali merajut mimpi di tenda masing-masing.

            Hembusan angin Subuh membangunkan para peserta PERJUSAMI untuk memulai hari. Mereka bersemangat bersih diri dan salat Subuh. Dilanjutkan dengan sarapan bersama. Dengan berseragam pramuka lengkap dengan baretnya, Pratama telah siap memimpin upacara penutupan pagi itu.

“Kepada… bendera merah putih. Hormaaaattttt…. Graaakkk!!!” seru Pratama dari tengah lapangan upacara.

Lagu Indonesia Raya berkumandang dengan lantang dalam rangkaian upacara penutupan PERJUSAMI 2025. Seluruh rangkaian upacaran penutupan PERJUSAMI telah usai dan diakhiri dengan pelantikan dan penyematan tanda Penggalang Ramu.

Penyematan Regu Giat kepada Regu Lili dan Regu Scorpio, pemberian hadiah kepada para regu pemenang lomba, Regu Matahari sebagai Regu Terkompak, dan Regu Mawar sebagai Regu Terbersih dan Rapi melengkapi penutupan kegiatan PERJUSAMI. Tak lupa pembagian baksos untuk warga sekitar demi memupuk rasa saling berbagi.

Truk telah siap mengantarkan kami untuk pulang. Perjalanan menuju Surabaya yang menyenangkan ditemani rasa kantuk dan bahagia yang luar biasa. Kami kembali pulang membawa kenangan dan pengalaman. Sampai jumpa di PERJUSAMI 2026.

Ikuti lebih lanjut keseruanya

PERJUSAMI – DAY 1 – Berkemah Ceria Menumbuhkan Jiwa Mandiri dan Berakhlak Mulia

https://www.instagram.com/reel/DQfTZdWE2VD/?igsh=d2hvc3l4ejJ4ZGww

PERJUSAMI – DAY 2 – Jangan takut melangkah ke depan, karena diam di tempat hanya akan membuatmu tertinggal

https://www.instagram.com/reel/DQnpyBME8s3/?igsh=MXhrdzZuN2x4ZHg3Mw==

PERJUSAMI – DAY 3 – Jangan pernah lupakan janji Pramuka dalam setiap langkah hidupmu

https://www.instagram.com/reel/DQnr5l2E52b/?igsh=MTNxeTJubnU3NTJ2eg==

Dari Duta Aswaja Hingga Menggema di Kota Surabaya – SD Khadijah Raih Juara 3 Duta Trantibum Surabaya 2025

Alhamdulillah, kabar penuh kebanggaan kembali hadir menyapa keluarga besar SD Khadijah. Dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Trantibum (Ketenteraman dan Ketertiban Umum) 2025 oleh Satpol PP Kota Surabaya, perwakilan SD Khadijah berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3.

Prestasi ini bukan sekadar titel, tetapi cerminan perjalanan panjang pembentukan karakter di SD Khadijah. Sebab, sebelum tampil di tingkat kota sebagai Duta Trantibum, calon duta dari SD Khadijah terlebih dahulu ditempa melalui program Duta Aswaja-sebuah kegiatan internal sekolah yang bertujuan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, akhlak mulia, kedisiplinan, dan kecintaan pada kebaikan.

Program Duta Aswaja inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun kepribadian siswa: santun dalam bertutur, tertib dalam bersikap, dan percaya diri dalam menyampaikan pesan kebaikan. Dari sinilah langkah pertama sang duta dimulai-melangkah kecil, namun penuh makna.

Berbekal pembiasaan, pembinaan, dan karakter mulia dari Duta Aswaja, perwakilan SD Khadijah tampil luar biasa di ajang Duta Trantibum. Ia hadir dengan pesona khas pelajar yang berkarakter: percaya diri, komunikatif, dan sarat empati.

Duta Trantibum SD Khadijah mampu dengan baik menyampaikan gagasan kreatif tentang cara anak-anak dapat berperan menciptakan lingkungan kota yang tertib dan aman—mulai dari menaati aturan lalu lintas, menjaga kebersihan, hingga saling mengingatkan teman agar berperilaku disiplin.

Penguasaan materi yang kuat, didukung karakter Aswaja yang melekat dalam setiap tutur dan sikapnya, membuat penampilan tersebut terasa lengkap dan menyentuh. Para juri mencatatnya sebagai salah satu peserta yang paling komunikatif dan penuh integritas.

Program Duta Trantibum Lebih dari Sekadar Lomba, Ini Gerakan Karakter. Program Duta Trantibum bukan hanya kompetisi, tetapi gerakan membangun kepedulian dan tanggung jawab. Duta Trantibum sendiri adalah wadah bagi Anak Surabaya untuk dapat bertanggung jawab dan melindungi diri sendiri hingga lingkungan sekitar.

SD Khadijah selama ini memang konsisten membina karakter melalui berbagai program, salah satunya Duta Aswaja, yang kemudian berkembang menjadi pondasi kuat bagi siswa untuk siap berkontribusi pada level yang lebih luas.

Dengan meraih Juara 3, SD Khadijah kembali menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak berhenti di ruang kelas—ia hidup dalam tindakan nyata, terlihat dalam perilaku sehari-hari, dan menggema melalui pesan-pesan positif yang disuarakan para siswanya.

Apresiasi dan Harapan

Pihak sekolah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada:

Sang Duta SD Khadijah : Dariiy Arva Zaidan (6D), Alexandrina Siti A’raaf Rudiansyah (6D), dan Muhammad Nizam Zufar Permadi (5A) yang telah berjuang dengan penuh dedikasi.

Guru pembina, khususnya pembina Duta Aswaja, yang menjadi bagian penting perjalanan ini.

Orang tua, yang selalu mendampingi dan memberikan dukungan penuh.

Satpol PP Surabaya, yang telah menyediakan ruang edukatif bagi generasi muda.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus menjaga ketertiban, memperkuat akhlak, dan berkontribusi positif bagi Kota Surabaya.

*Karena dari akhlak yang kuat lahir sikap tertib, dan dari sikap tertib lahirlah kota yang damai dan berkeadaban.*

ikuti keseruan lebih lanjut di link berikut :

https://www.instagram.com/reel/DRbwALuEwuS/?igsh=MTE5bWVlMWxicGZvMQ==

Terimakasih banyak @satpolppsurabaya
Bunda Trantibum @rini_ericahyadi
@dispendiksby

CLASS MEETING 2024 – Membangun Jiwa Kompetitif dengan semangat Solidaritas
Class Meeting 2024. Foto Pub/dok SD Khadijah

Class Meeting 2024 buah karya kombinasi yang Epic antara Guru, Komite Sekolah, wali murid dan peserta didik di SD Khadijah. Keseruan yang berlangsung selama 4 hari ini menjadi momen yang tidak terlupakan untuk kami semua. Ramainya pertandingan futsal, dilengkapi dengan kreatifitas dan keceriaan para supporter. Keseruan berkreasi untuk menata pojok baca dan membersihkan kelas agar nampak makin indah. Extrodinary English game, dan hebohnya parents and Teacher Fun Games merupakan rangkain kegiatan Class Meeting di SD Khadijah kali ini.

Pembacaan Janji Atlet dalam Upacara pembukaan Class Meeting 2024. Foto Pub/dok SD Khadijah

Class Meeting di SD Khadijah tidak hanya sekedar meriah, tapi juga ada nuansa pendidikan didalamnya. Salah satunya bagaimana anak-anak ditanamkan sikap kompetitif namun harus menjunjung tinggi solidaritas dengan mengumandangkan janji atlet yang dipimpin oleh Muhammad Nizam Zufar Permadi (Kelas 4A). Dalam upacara pembukaan pak Hadi Purnomo, kepala sekolah juga menekankan. Tidak akan berarti sebuah titel juara jika kebersamaan hilang, boleh berkompetisi namun persaudaraan adalah yang utama. Semua kelas adalah anak SD Khadijah, silakan berkompetisi tapi tetap jaga solidaritas.

Kolase Futsal oleh Admin SDKh

Tidak kalah dengan lomba futsal, Lomba menghias pojok baca dan dan English Fun Game pun berlangsung sangat meriah. Lomba yang dipandu oleh mr. Handy Sulhaidar S.Pd., mr. Taufan Eko Mardianto  S. Pd., ms. Yose Rahayu, S.Pd and ms. Yurike Risa loreana, S.Pd. berlangsung seru. Antusiasme anak-anak untuk berkomunikasi dan bermain dengan menggunakan Bahasa Inggris sangat terlihat dalam kegiatan ini. Sedangkan anak-anak yang menata pojok baca dikelas juga menunjukan daya kreatifitas anak SD Khadijah yang luar biasa.

Pojok Baca oleh Admin SDKh

Kemeriahan Class Meeting SD Khadijah makin komplet dengan aksi-aksi luar biasa mama-mama yang dipandu oleh komite sekolah. Para wali murid mewakili kelasnya masing-masing, berkompetisi secara estafet meramaikan semaraknya class meeting.

Parents FUn Games oleh Admin SDKh

Kolaborasi ini bagaikan Pelangi, banyak warna yang melintas di SD Khadijah dan menjadikan sekolah ini menjadi lebih berwarna, mendidik serta membahagiakan.

ikuti keseruanya lebih lanjut di link berikut :

Class Meeting Day 4 – Parent And Teacher Fun Game – Menyala Wali Muridku

https://www.instagram.com/reel/DDwcVgqvwZu/?igsh=MWgycnhoMXFtZnd5aQ==

Class Meeting Day 3 – SENTENCE TRANSFER AND INTERACTIVE QUIZ

https://www.instagram.com/reel/DDt6a6pvRjY/?igsh=bHB3NDY1NmViOG1p

Class Meeting Day 2 – Yeeeeeey

https://www.instagram.com/reel/DDrU_8sv05C/?igsh=b2oyMHRta2Zxd205

Class Meeting Day 1 – Jangan pernah takut sama pemain bintang, karena bintang hanya ada dilangit

https://www.instagram.com/reel/DDouJBJvA_A/?igsh=MXBtZnFyNHdtOHcxNw==

Perjusami SD Khadijah : Melatih Praja Ber-Aswaja
Upacara Pembukaan Perjusami SD Khadijah TA 2024/2025. Foto Pub/dok SD Khadijah

Seru, ramai, bersemangat adalah kata-kata yang sudah biasa didengar Ketika anak-anak melakukan aktivitas pembelajaran diluar. Termasuk dalam kegiatan perjusami ini. Namun Religius, Islami, Aswaja banget mungkin baru ini didengar Ketika anak-anak diminta sedikit testimoni setelah melaksanakan kegiatan perjusami kali ini. Memang sedikit berbeda konsep pelaksanaan perjusami tahun ini. Para kakak-kakak Pembina menggaungkan tema “Wujudkan Generasi Pramuka Berjiwa Islami Untuk Menjaga NKRI Dengan Semangat Perjusami”. Tentunya tujuanya utamanya adalah pendidikan karakter kepramukaan namun tetap menguatkan ciri khas SD Khadijah yang kuat nuansa religiusnya.

Tahun Ajaran 2024/2025, pendidikan pramuka SD Khadijah memang didesain agar bisa menguatkan karakter religius anak-anak. Selain kurikulum kepramukaan di SD Khadijah juga ditambahkan karakter keaswajaan, hal ini dapat dilihat dari program pramuka yang memasukkan materi Asmaul Husna, Aqidatul Awam, dan karakter aswaja lainya. Seiring dengan program pramuka ber Aswaja disekolah, perjusami kali ini pun dirancang untuk menguatkan program tersebut.

Penyerahan hadiah regu terbaik dalam Perjusami SD Khadijah. Foto Pub/dok SD Khadijah

Dengan menunggangi truk TNI  serta guyuran air hujan yang sangat deras, 121 peserta didik SD Khadijah menuju Pondok Darusalam-Lawang yang menjadi saksi bisu serunya Perjusami ber-Aswaja kali ini. Selama 3 hari, mulai tanggal 1-3 Nopember 2024 para praja selalu semangat mengikuti kegiatan perjusami. Mulai dari mendirikan Tenda, Outbond, Jurit Malam, Senam Bahagia, Penjelajahan, Membuat roti bakar / sandwich, membuat hasta karya, Api Unggun, Kotak Iman (Kotak Hitam), mencari harta karun, TTS, dan kegiatan seru lainya.

Perjusami 2024 oleh SD Khadijah

Banyak sekali manfaat yang didapat saat mengikuti perjusami SD Khadijah. Diantaranya ; 1. Meningkatkan kemandirian, tentu sikap ini adalah yang paling menonjol. Sejak keberangkatan anak-anak didesain untuk bertanggung jawab terhadap barang bawaanya, mengurusi diri sendiri, dan mampu melakukan tantangan-tantangan dengan rasa percaya diri. 2. Memperkuat Kerjasama dan kekompakan, dengan setingan regu mereka diminta bekerjasama, saling berbagi tugas, saling mendukung dalam meyelesaikan aktifitas dalam perjusami, tentunya jiwa leadership dan kepatuhan akan otomatis muncul dalam Kerjasama ini. 3. Mengenal dan mencintai alam. Dengan konsep alam terbuka anak-anak didekatkan dengan alam untuk bagaimana mengenal dan menjaganya. 4. Mengasah ketrampilan. Dengan desain outbond kemampuan motorik mereka terlatih akan terlatih dengan baik, apalagi dengan konsep penyampaian materi berdasarkan masalah yang kontekstual para praja terdorong lebih semangat untuk menyelesaikan masalah tersebut. 5. Cinta tanah air dan Ber-Aswaja. Sesuai konsep perjusami, materi dalam kegiatan selalu disisipkan bela negara dan Keaswajaan. Semoga dengan manfaat yang banyak ini, anak-anak SD Khadijah akan menjadi pribadi yang lebih baik Ketika Kembali ke sekolah, menjadi putra-ptri indonesia yang berakhlaqul karimah berlandaskan aswaja. Amin

——————————————————————————————————————–

Ketahui lebih banyak terkait Perjusami SD Khadijah, klik link berikut :

PERJUSAMI – DAY ONE – Hadapi rintangan bersama teman

https://www.instagram.com/reel/DB1iytVJ2I7/?igsh=MXB0bTUzcWdqbGR5dw==

PERJUSAMI – DAY TWO – Pramuka Itu Berani Kotor

https://www.instagram.com/reel/DB4Aeo3Jth9/?igsh=MTJhNzA5OHIydGJmYg==

PERJUSAMI – DAY THREE – Penutupan Perjusami SD Khadijah

https://www.instagram.com/reel/DB5qLy9vRnc/?igsh=YjBsdGlidjVxMmVo